Sabtu, 10 Oktober 2015

Perkembangan Teknologi Informasi di Bidang Pendidikan


Distance Learning

Di era globalisasi seperti sekarang ini teknologi informasi sangatlah diperlukan. Sekarang ini hampir di seluruh bidang kehidupan sudah menerapkan teknologi informasi. Mulai dari bidang ekonomi, bisnis, hokum, politik, keamanan, hingga pendidikan. Suatu negara dapat dikatakan sebagai negara yang maju salah satunya diukur dari pendidikan masyarakatnya yang baik. Pendidikan yang baik tidak hanya diukur dari kemampuan guru yang mengajar saja tetapi didukung juga oleh sarana dan prasarana yang memadai.
Sayangnya, pendidikan di Indonesia kurang merata bahkan terlihat kesenjangan yang nyata antara pendidikan di kota dengan di desa. Pendidikan di desa dapat dikatakan sangat memprihatinkan karena tidak didukung oleh sarana prasaran yang mencukupi. Namun sebaliknya, pendidikan di kota terlihat sangatlah baik tidak hanya didukung oleh sarana dan prasaran yang mendukung tetapi didukung oleh teknologi yang cukup canggih. Bahkan beberapa sekolah di kota sudah menerapkan model pembelajaran berbasis teknologi seperti: Computer Assisted Intsruction (CAI), Computer Based Education (CBE), ICT, Computer Based Training (CBT), Computer Based Instruction (CBI), Distance Learning, Distance Education, Cybernetic Learning Environment (CLE), Desktop Video Conferencing, Integrated Learning System (ILS), Learner-Cemterted Classroom (LCC), Teleconferencing, WBT (Web-Based Training), dan sebagainya. Semua istilah tersebut pada intinya sama, yakni mengacu kepada sistem pembelajaran yang mengandalkan pemanfaatan teknologi.
Hal ini tentu sangat mendukung proses kegiatan belajar mengajar para siswa. Dengan adanya daya saing yang cukup tinggi di dunia pendidikan dengan negara lain, sudah selayaknya pemerintah lebih memperhatikan pendidikan khususnya di desa dengan mendukung sarana dan prasaran kegiatan belajar mengajar. Bgaimanapun dengan teknologi yang canggih mampu menghasilkan generasi bangsa yang mampu bersaing di dunia internasional dan mengharumkan nama bangsa.
A.    Penerapan Teknologi Informasi di Dunia Pendidikan
Dalam kesempatan kali ini, penulis akan membahas mengenai teknologi yang digunakan di dunia pendidikan, salah satunya Distance Learning. Pengertian Distance Learning atau distance education, yaitu suatu sistem pendidikan dimana terdapat pemisahan antara pengajar dan siswa baik secara ruang dan/atau waktu. Teknologi baru ini menjadi banyak digunakan di universitas-universitas dan lembaga di seluruh dunia. Dengan tren baru-baru ini kemajuan teknologi, pembelajaran jarak jauh menjadi lebih diakui untuk potensialnya dalam memberikan perhatian individual dan komunikasi dengan siswa internasional. Kutipan teori pedagogis dari pendidikan jarak jauh adalah "jarak transaksional".
1.      Terdapat 2 Jenis Distance Learning, diantaranya :
a.       Sinkron( Synchronous )
Teknologi Synchronous adalah cara persalinan online dimana semua peserta adalah "hadir" pada saat yang sama membutuhkan jadwal yang akan diselenggarakan. Web conferencing adalah contoh teknologi sinkron.
b.      Asinkron( Asyncronous)
Teknologi Asynchronous adalah cara persalinan online di mana peserta kursus materi akses pada jadwal mereka sendiri. Siswa tidak perlu bersama-sama pada waktu yang sama. forum papan pesan, e-mail dan video yang direkam adalah contoh teknologi asynchronous.
2.      Jenis programyang digunakan dalam Distance Learning yakni :
·         Correspondence dilakukan melalui surat biasa
·         Internet dilakukan baik sinkron atau asynchronous
·         Telecourse / Penyiaran, di mana konten yang disampaikan melalui radio atau televisi
·         CD-ROM, di mana siswa berinteraksi dengan konten komputer disimpan pada CD-ROM
·         PocketPC / Mobile Belajar dimana mahasiswa mengakses isi kursus yang tersimpan pada perangkat mobile atau melalui server nirkabel
·         Pembelajaran jarak jauh Terpadu, integrasi hidup, pengajaran dalam kelompok atau interaksi dengan kurikulum pembelajaran jarak jauh
B.     Kelebihan Distance Learning :
1.      Tidak memerlukan ruang kelas
Guru dan murid tidak perlu bertatap muka secara langsung dalam ruang kelas, karena yang digunakan adalah fasilitas komputer yang dihubungkan dengan internet atau intranet.
2.      Mengurangi biaya operasional pendidikan
Seperti biaya pembangunan dan pemeliharaan gedung, transportasi, pemondokan, kertas, alat tulis dan sebagainya.
3.      Tidak terbatas oleh waktu
Pembelajar dapat menentukan kapan saja waktu untuk belajar, sesuai dengan ketersediaan waktu masing-masing.
4.      Pembelajar dapat memilih topik atau bahan ajar sesuai dengan keinginan dan kebutuhan masing-masing.
Hal ini sangat baik karena dapat mendukung tercapainya tujuan pembelajaran. Seperti diyakini kaum pendidik, bahwa pembelajar akan sangat efektif manakala sesuai dengan keinginan dan kebutuhan peserta didik.
5.      keakuratan dan kekinian materi pembelajaran.
Materi pembelajaran disimpan dalam komputer, berarti materi itu mudah diperbarui sesuai dengan perkembangan iptek.

C.    Kekurangan Distance Learning:
1.      Kesulitan mendapat penjelasan pengajar/fasilitator yang sesegera mungkin apabila si pembelajar mendapatkan kesulitan.
2.      Jaringan internet yang kurang stabil
3.      Paradigma pendidikan yang menganggap Distance Learning mudah

D.    Solusi yang dapat digunakan bagi kekurangan yang dimiliki :
1.      Perlu adanya pembelajaran jarak jauh secara visual
2.      Meningkatkan kualitas jaringan yang stabil oleh para penjedian jasa provider         
3.      Menerapkan peraturan dan sistem nilai yang sama dengan sistem non Distance Learning
Referensi :

Ciri-ciri, Unsur dan Teori Organisasi



A.    Ciri-ciri organisasi
Secara umum organisasi memiliki ciri-ciri :
a.       Organisasi adalah lembaga sosial yang terdiri atas sekumpulan orang dengan berbagai pola interaksi yang ditetapkan
b.      Organisasi dikembangkan untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu
c.       Organisasi secara sadar dikoordinasikan dan dengan sengaja disusun
d.      Organisasi adalah instrument sosial yang mempunyai batasan yang secara relative dapat didefinisikan.
e.       Organisasi memiki tujuan dan sasaran
f.       Organisasi memiliki komponen yaitu atasan dan bawahan
g.      Organisasi memiliki kerja sama yang terstruktur
h.      Organisasi memiliki pendegelasian wewenang dan koordinasi tugas-tugas.
i.        Organisasi memiliki keterikatakan format dan tatat tertip yang harus ditaati

1.      Ciri-Ciri Organisasi Menurut Para Ahli yaitu Berelson dan Steiner
§  Formalitas, adalah ciri organisasi sosial yang merujuk pada perumusan tertulis daripada peraturan-peraturan, ketetapan-ketetapan prosedur, kebijaksanaan, tujuan, strategi dan seterusnya
§  Hierarki, adalah ciri organisasi yang mengacu pada pola kekuasaan dan kewenangan yang berbentuk piramida, artinya terdapat orang-orang tertentu dengan kekuasaan dan kewenangan yang tinggi dari pada orang biasa dalam organisasi tersebut.
§  Besar dan Kompleksnya, adalah ciri organisasi sosial yang memiliki banyak anggota sehingga hubungan sosial antar anggota adalah tidak langsung (impersonal) yang biasanya disebut dengan "gejala birokrasi"
§  Lamanya (Duration), adalah ciri organisasi dimana eksistensi organisasi lebih lama dari pada keanggotaan pada organisasi tersebut.

B.     Unsur-Unsur Organisasi

1.         Anggota organisasi.
Yaitu, Orang-orang yang melaksanakan pekerjaan organisasi, membentuk organisasi serta terlibat dalam beberapa kegiatan primer. Orang-orang ini terlibat juga dalam kegiatan pemikiran-pemikiran yang meliputi konsep-konsep, penggunaan bahasa, pemecahan masalah, dan pembentukan gagasan. Mereka juga terlibat dalam kegiatan self-moving (mencakup kegiatan fisik).
2.        Pekerjaan dalam organisasi
Pekerjaan ini terdiri dari tugas-tugas formal dan tugas-tugas informal. Tugas-tuguas ini menghasilkan produk dan memberikan pelyanan organisasi. Pekerjaan ini ditandai oleh tiga dimensi universal ;
§  Isi
§  Keperluan
§  Konteks
§  Praktik-praktik pengelolaan
3.        Man
Man (orang-orang), dalam kehidupan organisasi atau ketatalembagaan sering disebut dengan istilah pegawai atau personel. Pegawai atau personel terdiri dari semua anggota atau warga organisasi, yang menurut fungsi dan tingkatannya terdiri dari unsur pimpinan (administrator) sebagai unsur pimpinan tertinggi dalam organisasi, para manajer yang memimpin suatu unit satuan kerja sesuai dengan fungsinya masing-masing dan para pekerja (nonmanagement/workers). Semua itu secara bersama-sama merupakan kekuatan manusiawi (man power) organisasi.
4.        Kerjasama
Kerjasama merupakan suatu perbuatan bantu-membantu akan suatu perbuatan yang dilakukan secara bersama-sama untuk mencapai tujuan bersama. Oleh karena itu, semua anggota atau semua warga yang menurut tingkatan-tingkatannya dibedakan menjadi administrator, manajer, dan pekerja (workers), secara bersama-sama merupakan kekuatan manusiawi (man power) organisasi.
5.        Tujuan Bersama
Tujuan merupakan arah atau sasaran yang dicapai. Tujuan menggambarkan tentang apa yang akan dicapai atau yang diharapkan. Tujuan merupakan titik akhir tentang apa yang harus dikerjakan. Tujuan juga menggambarkan tentang apa yang harus dicapai melalui prosedur, program, pola (network).
6.        Peralatan (Equipment)
Unsur yang keempat adalah peralatan atau equipment yang terdiri dari semua sarana, berupa materi, mesin-mesin, uang, dan barang modal lainnya (tanah, gedung/bangunan/kantor).
7.        Lingkungan (Environment)
Faktor lingkungan misalnya keadaan sosial, budaya, ekonomi, dan teknologi. kebijaksanaan (policy), strategi, anggaran (budgeting), dan peraturan-peraturan (regulation) yang telah ditetapkan. Dan juga beberapa tujuan tertentu

C.    Teori Organisasi

1.      Teori Organisasi Klasik
Adalah teori yang memiliki konsep organisasi mulai dari tahun 1800 (abad 19) yang mendefinisikan organisasi adalah sebagai struktur hubungan, kekuasaan-kekuasaan, tujuan-tujuan, peranan-peranan, kegiatan-kegiatan, komunikasi dan faktor lain ketika orang bekerja sama. Teori klasik sangat tersentralisasi dan tugas-tugasnya terspesialisasi serta pemberian petunjuk mekanistik struktural yang kaku dan tidak kreatif yang digambarkan oleh para teoritisi. Teori Klasik disebut juga dengan teori tradisional. Teori klasik berkembang dalam 3 jenis aliran antara lain sebagai berikut..
·         Teori Birokrasi, teori birokrasi dikemukakan oleh Max Weber dalam bukunya yang berjudul "The Protestant Ethic and Spirit of Capitalism
·         Teori Administrasi, teori administrasi dikembangkan atas sumbangan dari Henry Fayol dan Lyndall Urwick dari Eropa serta Mooeny dan Reliey dari Amerika
·         Manajemen Ilmiah, teori ini dikembangkan oleh Frederick Winslow Taylor yang dimulai pada tahun 1900.
2.      Teori Organisasi Neoklasik
Teori yang menekankan pada pentingnya aspek psikologis dan sosial, baik sebagai individu dan kelompok dalam lingkungan kerja. Teori Neoklasik adalah teori/aliran hubungan manusia (The Human Relation Movement). Dalam pembagian kerja, diperlukan hal-hal berikut yang telah dikemukakan teori neoklasik antara lain sebagai berikut..
·         Partisipasi, yaitu melibatkan setiap orang dalam proses pengambilan keputusan
·         Perluasan kerja, yaitu sebagai kebalikan dari pola spesialisasi
·         Manajemen bottom-up, yang akan memberikan kesempatan para junior untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan manajemen puncak.
3.      Teori Organisasi Modern
Adalah teori yang bersifat terbuka dimana semua unsur organisasi satu kesatuan yang saling ketergantungan. Teori modern dipelopori oleh Herbert Simon yang ditandai dan dimulai disaat berakhirnya gerakan contingency. Teori modern disebut juga sebagai analisa system pada organisasi yang merupakan aliran ketiga terbesar dalam teori organisasi dan manajemen. Sistem terbuka yang dipelopori Katz dan Robert kahn dalam bukunya "the social psychology of organization". yang menjelaskan dalam bukunya mengenai keunggulan sistem terbuka.

Referensi :
3 Widyatmini & Izzati A. Pengantar Organisasi dan Metode, Gunadarma, Jakarta, 1995.

Minggu, 04 Oktober 2015

Tulisan 2 : Definisi, Manfaat dan Dampak Negatif Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence)


1.      Apakah yang dimaksud dengan kecerdasan buatan (artificial intelligence)?
Berikut adalah definisi kecerdasan buatan (artificial intelligence) menurut para ahli
§  H. A. Simon (1987)
“Kecerdasan buatan (artificial intelligence) merupakan kawasan penelitian, aplikasi dan instruksi yang terkait dengan pemrograman komputer untuk melakukan sesuatu hal yang dalam pandangan manusia adalah cerdas”
§  Rich and Knight (1991)
“Kecerdasan Buatan (AI) merupakan sebuah studi tentang bagaimana membuat komputer melakukan hal-hal yang pada saat ini dapat dilakukan lebih baik oleh manusia.”
§  Encyclopedia Britannia
“Kecerdasan Buatan (AI) merupakan cabang dari ilmu komputer yang dalam merepresentasi pengetahuan lebih banyak menggunakan bentuk simbol-simbol daripada bilangan, dan memproses informasi berdasarkan metode heuristic atau dengan berdasarkan sejumlah aturan"
Sehingga dapat disimpulkan bahwa Kecerdasan Buatan atau yang dikenal dengan Artificial Intelligence adalah cabang ilmu pengetahuan dengan menciptakan suatu mesin (komputer) agar dapat melakukan pekerjaan seperti yang dapat dilakukan oleh manusia.  Dengan kata lain merupakan kecerdasan yang ditunjukkan oleh suatu entitas buatan.
2.      Apa saja manfaat kecerdasan buatan (artificial intelligence) bagi dunia bisnis?
Saat ini kecerdasan buatan (artificial intelligence) sudah banyak digunakan di berbagai bidang kehidupan, diantaranya dalam dunia bisnis. Dalam suatu perusahaan, kecerdasan buatan (artificial intelligence) bermanfaat dalam berbagai sub bagian perusahaan tersebut salah satunya digunakan dalam bagian keuangan. Biasanya bagian keuangan menggunakan aplikasi akuntansi  Krishang General Ledger versi 4.0. Krishand GL 4.0 merupakan software akuntansi versi terbaru keluaran dari Krishand Software dirancang agar mudah dipelajari dan dioperasikan namun lengkap dengan fitur-fitur yang mampu memudahkan pekerjaan dengan harga kompetitif. Selain itu kecerdasan buatan digunakan oleh suatu perusahaan untuk meningkatkan kualitas dan keuntungan yang lebih besar demi meningkatkan daya saing dengan perusahaan lainnya.
3.      Dampak negatif dari kecerdasan buatan (artificial intelligence)?
§  Kurang kreatif , untuk menambah pengetahuan harus dilakukan melalui sistem yang dibangun
§  Harus bekerja dengan input-input simbolik
§  Menambah angka pengangguran dikarenakan pekerja manusia digantkan oleh mesin
§  Manusia akan menjadi malas dalam melakukan sesuatu karena banyak pekerjaannya sudah digantikan oleh kecerdasan buatan
Refernsi :

Arti Pentingnya Organisasi dan Metode (2)



Pada kesempatan kali ini penulis akan membahas lebih lanjut mengenai arti pentingnya organisasi dan metode. Yang akan dibahas dalam kesempatan kali ini yaitu manajemen, organisasi dan tata kerja. Seperti yang kita ketahui, pada pembahasan sebelumnya penulis telah menjabarkan mengenai manajemen dan organisasi.  Oleh karena itu, penulis akan memulai dengan apa itu tata kerja.

1.      Tata Kerja
Tata Kerja adalah cara dimana yang bertujuan untuk mencapai tingkat efesien dan maksimal dengan cara melaksanakan suatu pekerjaan dengan benar dan berhasil sesuai dengan apa yang telah direncanakan. Sumber lain mengemukakan bahwa tata kerja ialah pola cara-cara bagaimana kegiatan dan kerjasama tersebut harus dilaksanakan sehingga tujuan tercapai secara efisien.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa tata kerja adalah serangkaian langkah-langkah atau urutan yang harus dilakukan secara baik dan benar untuk melakukan sesuatu agar sesuai dengan hasil yang diharapkan .

2.      Manajemen dan Tata Kerja
            Berdasarkan definisi manajemen yaitu suatu proses yang terdiri dari rangkaian kegiatan, seperti perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengendalian/pengawasan, yang dilakukan untuk mencapai tujuan yang telah diinginkan.
            Serta definisi tata kerja sehingga dapat disimpulkan bahwa hubungan antara manajemen dan tata kerja yakni dalam melakukan fungsi-fungsi manajemen yang terdiri atas planning, organizing, directing, dan controlling perlu dilakukan sesuai urutan yang berlaku demi tercapainya tujuan yang diinginkan.

3.      Manajemen, Organisasi dan Tata Kerja
Manajemen, organisasi, dan tata kerja berkaitan satu sama lain :
§  Manajemen : Proses kegiatan pencapaian tujuan melalui kerjasama
§  Organisasi : Alat atau wadah bagi pencapaian tujuan tersebut dan alat bagi pengelompokkan kerjasama.
§  Tata kerja : Pola cara-cara bagaimana kegiatan dan kerjasama tersebut harus dilaksanakan sehingga tujuan tercapai.
Ketiga elemen tersebut sangan dibutuhkan satu sama lain oleh suatu organisasi sebagai media atau alat yang digunakan untuk mencapai sesuatu yang dalam pelaksananaannya harus berdasarkan urutan tata kerja dari fungsi-fungsi manajemen demi tercapainya tujuan bersama. Jika dalan pelaksanannya tidak berdasarkan urutan yang telah direncanakan makan organisasi tersebut tidak dapat berjalan dengan baik dan tidak mencapai tujuannya.

Referensi :
3 Widyatmini & Izzati A. Pengantar Organisasi dan Metode, Gunadarma, Jakarta, 1995.


Minggu, 27 September 2015

Tulisan 1 : Bagaimanakah peran teknologi informasi di suatu perusahaan?



 Teknologi Informasi (TI), atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah Information technology (IT) adalah istilah umum untuk teknologi apa pun yang membantu manusia dalam membuat, mengubah, menyimpan, mengomunikasikan dan/atau menyebarkan informasi. TI menyatukan komputasi dan komunikasi berkecepatan tinggi untuk data, suara, dan video.
Teknologi sangat berperan penting dalam era globalisasi seperti sekarang ini. Hampir di seluruh bidang kehidupan membutuhkan teknologi sebagai sarana utama maupun sarana pendukung. Salah satunya teknologi biometric yaitu metode untuk mengindentifikasi atau mengenali seseorang berdasarkan karakteristik fisik atau perilakunya. Cara mengidentifikasinya mulai dari sidik jari, pola wajah, pola suara, maupun lapisan iris dari mata. Teknologi ini biasa digunakan di banyak perusahaan sebagai alat untuk absensi oleh para karyawannya. Teknik yang digunakan untuk membaca sidik jari yakni :
a.       Optis
Dengan teknik ini, pola sidik jari direkam atau discan dengan menggunakan cahaya. Alat perekam (fingerprint scanner) yang digunakan adalah berupa kamera digital. Tempat untuk meletakkan ujung jari disebut permukaan sentuh (scan area). Di bawah scan area, terdapat lampu atau pemancar cahaya yang menerangi permukaan ujung jari. Hasil pantulan cahaya dari ujung jari ditangkap oleh alat penerima yang selanjutnya menyimpan gambar sidik jari tersebut ke dalam memori.
b.      Ultra Sonik
Dalam teknik ini, digunakan suara berfrekuensi sangat tinggi untuk menembus lapisan epidermal kulit. Suara frekuensi tinggi tersebut dibuat dengan menggunakan transducer piezoelectric. Setelah itu, pantulan energi tersebut ditangkap menggunakan alat yang sejenis. Pola pantulan ini dipergunakan untuk menyusun citra sidik jari yang dibaca.
c.       Thermal
Teknik ini menggunakan perbedaan suhu antara ridge (gundukan) dengan valley (lembah) sidik jari untuk mengetahui pola sidik jari. Cara yang dilakukan adalah dengan menggosokkan ujung jari (swap) ke scan area. Bila ujung jari hanya diletakkan saja, dalam waktu singkat, suhunya akan sama karena adanya proses keseimbangan.

Cara kerja absen sidik jari menggunakan proses scanning sidik jari dilakukan dengan alat elektronik (dalam hal ini mesin absensi sidik jari). Hasil scanning lalu disimpan dalam format digital pada saat registrasi atau enrollment atau pendaftaran sidik jari. Setelah itu, rekaman sidik jari tersebut diproses dan dibuatkan daftar pola fitur sidik jari yang unik. Pola fitur sidik jari yang unik tersebut kemudian disimpan dalam memori atau database. Pola sidik jari yang unik ini disebut dengan istilah minutiae. Pada saat identifikasi, pola minutiae tersebut kemudian dicocokkan dengan hasil scan sidik jari.

Referensi :

Arti Pentingnya Organisasi dan Metode (1)


1.    Pengertian Organisasi
A.   Organisasi
Organisasi berasal dari bahasa Yunani, organon yang berarti “alat”. Secara umum definisi organisasi adalah orang-orang yang usahanya harus dikoordinasikan, tersusun dari sejumlah subsistem yang saling berhubungan dan tegantung, bekerja sama atas dasar pembagian kerja, peran dan wewenang serta mempunyai tujuan tertentu yang hendak dicapai. Definisi organisasi telah banyak disampaikan oleh para ahli, diantaranya sebagai berikut :
a.       Ernest Dale
Organisasi adalah suatu proses perencanaan yang meliputi penyusunan, pengembangan dan pemeliharaan suatu struktur atau pola hubungan kerja dari orang-orang dalam suatu kelompok kerja.
b.      Chester I. Barnard           
Organisasi adalah sistem kerjasama antara dua orang atau lebih.
c.       Cyril Soffer
Organisasi adalah perserikatan orang-orang yang masing-masing diberi peranan tertentu dalam suatu sistem kerja dan pembagian dalam mana pekerjaan itu diperinci menjadi tugas-tugas, dibagikan di antara pemegang pernanan dan kemudian digabung ke dalam beberapa bentuk hasil.
d.      James D. Mooney
Organisasi adalah setiap bentuk kerjasama untuk mencapai tujuan bersama.
Berdasarkan beberapa pengertian di atas dapat diambil kesimpulan bahwa, organisasi adalah sekumpulan orang-orang yang secara terstruktur berkerja sama yang memiliki tugas masing-masing untuk mencapai tujuan yang ingin dicapai bersama.

2.    Manajemen dan Organisasi
B.     Manajemen

Manajemen berasal dari bahasa Perancis kuno ménagement, yang berarti seni melaksanakan dan mengatur. Kata manajemen juga berasal dari bahasa Italia maneggiare yang berarti mengendalikan.                     
Manajemen memiliki empat fungsi yang saling berkaitan satu sama lain, diantaranya adalah :
a.      Fungsi Perencanaan (Planning)
Perencanaan adalah suatu kegiatan membuat tujuan perusahaan dan diikuti dengan membuat berbagai rencana untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan tersebut.
b.      Fungsi Pengorganisasian (Organizing)
Pengorganisasian adalah suatu kegiatan pengaturan pada sumber daya manusia dan sumberdaya fisik lain yang dimiliki perusahaan untuk menjalankan rencana yang telah ditetapkan serta menggapai tujuan perusahaan.
c.       Fungsi Pengarahan (Directing)
Pengarahan adalah suatu fungsi kepemimpinan manajer untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi kerja secara maksimal serta menciptakan lingkungan kerja yang sehat, dinamis, dan lain sebagainya.
d.      Fungsi Pengendalian (Controling)
Pengendalian adalah suatu aktivitas menilai kinerja berdasarkan standar yang telah dibuat untuk kemudian dibuat perubahan atau perbaikan jika diperlukan.
C.    Hubungan Organisasi dan Manajemen
Organisasi dan manajemen memiliki hubungan satu sama lain. Hubungan antara organisasi dan manajemen yakni organisasi sebagai alat/wadah bagi manajemen untuk mencapai tujuan yang ingin dicapai. Dengan kata lain, organisasi sebagai alat/wadah yang terdiri dari sekumpulan orang berperan dalam menjalankan keempat fungsi planning, organizing, directing, dan controlling yang dimiliki oleh manajemen. Tanpa adanya organisasi, manajemen tidak dapat dijalankan dan begitupun sebaliknya tanpa adanya manajemen, organisasi tidak dapat dikatakan organisasi karen tidak adanya aktivitas manajemen.

Referensi :
1Widyatmini & Izzati A. Pengantar Organisasi dan Metode, Gunadarma, Jakarta, 1995.


My Role Model

A person can be said to be a role model, if the person’s actions, behaviors, characters are capable of inspiring someone. Everyone has ...