Rabu, 29 Maret 2017

Menganalisis Film Animasi "Frozen Fever" Berdasarkan 12 Prinsip Animasi

TUGAS INDIVIDU
PENG. ANIMASI & DESAIN GRAFIS
“Menganalisis 12 Prinsip Animasi yang Terdapat pada Film Animasi Frozen Fever “

Dosen : Noorvika Hizviani

Oleh :
Puspita Dwi Septiyani
18114561
3KA17

SISTEM INFORMASI
FAKULTAS ILMU KOMPUTER DAN TEKNOLOGI INFORMASI
UNIVERSITAS GUNADARMA
Maret 2017




  1. Anticipation
Anticipation yang terlihat saat Princess Anna ingin berlari, ia sedikit mengubah posisi badannya dengan sedikit membungkukkannya.

  1. Squash and Steetch

Tampak bantalan sofa sedikit memantul saat diberikan tekanan berupa injakan yang dilakukan oleh Princess Anna dan Queen Elsa.
  1. Stagging
Stagging yang dihasilkan lebih banyak poor stagging. Namun terdapat good stagging juga. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan beberapa gambar dibawah.

Poor Stagging

Poor Stagging

Good Stagging
  1. Straight-ahead action dan Pose to Pose
Saat Kristoff mencoba untuk melindungi kue ulang tahun Princess Anna dari manusia salju kecil dengan cara menggunakan mangkuk besar sebagai media menangkap manusia salju. Pola gerakkan tersebut terlihat Pose to Pose. Gerakkan tersebut dimulai dari sebelah kanan, kiri lalu tengah. Dapat dilihat juga dalam video pada menit  04.39 hingga menit ke 04.46.




  1. Follow Through dan Overlapping Action
Dan ketika sudah berlari Princess Anna terlihat meneggakkan kembali posisi badannya seperti semula.

  1. Slow In- Slow Out
Terdapat Slow Out ketika Kristoff ingin meraih manusia salju kecil, ia menggerakan tangannya dengan cepat. Hal tersebut dapat dilihat dalam video pada menit ke 02.49.
  1. Arcs
Video tersebut banyak menunjukkan arcs karena pola gerakan yang dihasilkan terlihat nyata atau sama seperti sistem pergerakan  yang dilakukan oleh makhluk hidup. Bukan seperti pola gerak yang dihasilkan oleh robot yang cenderung patah-patah.
  1. Secondary Action
Pada menit ke 01.23 – 01.26 ketika Kristoff sedang berjalan terlihat bahwa tidak hanya menggerakan kedua kakinya namun kedua tangannya pun telihat bergerah. Begitupun dengan kepalanya.
  1. Timing
Ketepatan waktu yang digunakan sangat baik terlihat dari urutan peristiwa yang ditampilkan berurutan sehingga tidak membingungkan penonton.
  1. Exaggeration
Exaggertion yang ditampilkan yaitu saat Queen Elsa sedaang bersin maka muncullah manusia salju kecil. Dapat dibuktikan seperti gambar dibawah ini.

  1. Solid drawing

Terihat bahwa terdapat bayangan yang mengikuti setiap objek.
  1. Appeal
Sebagai contoh, menggunakan dress hijau panjang membuat kesan bahwa Queen Elsa pribadi yang hangat dan anggun, hal itupun dtambah dengan tatanan rambut yang dikepang kesamping.





Rabu, 04 Januari 2017

Resume Kursus Java For Intermediate






Pada pembahasan kali ini, saya akan mebahas mengenai kursus yang tengah saya jalani sejak bulan September lalu hingga saat ini tepatnya dimulai di awal semester 5 ini. Kursus yang saya jalani mengenai Java for Intermediate. Materi yang dipelajari dalam kursus ini diantaranta ;
·         Graphical User Interface menggunakan bahasa pemrograman Java
·         Pengenalan Basis Data pada Java Menggunakan Mysql
·         Operasi Database dengan Java
·         Java Applet

A.    Graphical User Interface menggunakan bahasa pemrograman Java
Baiklah, pertama saya akan membahas Graphical User Interface menggunakan bahasa pemrograman Java
Pemrograman Java dikenal dengan dua basis, yaitu CommandLine Interface dan Grafical User Interface. Dengan mengikuti perkembangan zaman, aplikasi berbentuk CommndLine Interface seemakin lama tidak digunakan lai namun digantikan oleh Grafical User Interface atau disingkat GUI. Kompoen GUI dibentuk dengan menggunakan Library Java Swing. Java Swing menyediakan berbagai komponen yang dpat digunakan oleh programmer saat membuat aplikasi. Komponen-kompone tersebut diantaranya :
·         JTextField
·         JButton
·         JCheckBox
·         JLabel
·         JRadioButton
·         JFrame
·         JTextArea
·         JComboBox
·         JList
·         JTable
·         JOptionPane
B.     Pengenalan Basis Data pada Java Menggunakan Mysql
Basis Data adalah sekumpulan data yang terintegrasi yang diorganisasi untuk memenuhi kebutuhan para pemakai di dalam suatu organisasi. Basis data memiliki empat komponen, dinataranya : Hardware, Software, Data , dan User. Sedangkan MySQL merupakan komone ahasa relational database system. SQL merupakan bahasa baku(ANSI/SQL), non procedural, dan berorientasi himpunan. SQL dapat digunakan denganbaik secara interaktif atau ditempelkan pada sebuah program aplikasi.
Komponen-komponen SQL :
a.       Data Definition Language (DDL)
Digunakan untuk memanipulasi data degan menggunakan perintah : create, drop, alter.
b.      Data Manipulation Language (DML)
Digunakan untuk memanipulsi data dengan menggunakan perintah : select, insert, update, delete.
c.       Data Control Language (DCL)
Digunakan untuk mengontrol hak para pemakai data dengan perintah : grant dan revoke.

C.     Operasi Database dengan Java

CRUD merupakan istilah untuk pengkasesan database meliputi Create, Read, Update, dan Delete. Fungsi ini digunakan untuk menambahkan data, menghapus data, serta mengupdate data. CRUD merpakan salah satu inti dari sebuah pemrograman karena di dalam suatu program yang kompleks terdapat operasi create atau menciptakan data, read atau menampilkan data, update atau mengubah data, dan delete atau menghapus data. Untuk mengubah data pada database, tentu dibutuhkan primary key. Primary key berfungsi sebagai pembeda antara sebuah data dengan data yang lain. Primary key dibentuk dari susunan huruf atau angka yang acak, atau bisa juga dari angka yang berurut dari 1 dan seterusnya yang disebut dengan auto numbering atau auto increment.

D.    Java Applet

Applet adalah jenis khusus dari pogram yang tertanam di halaman web untuk meghasilkan konten dinamis. Applet berjalan di dalam browser dan bekerja di sisi client. Karena Applet dijalanan dalam sebuah halaman web makan diperlukan sebuah file html yang memuat nama applet tersebut. Ada dua cara untuk menjlankan Applet :
·         Menggunakan browser
·         Menggunakan appletviewer ( untuk tujuan pengujian)

Berikut adalah empat metode siklus hidup dari JavaApplet :

1.      public void init()
Digunakan untuk berhenti atau browser diminimalkan
2.      public void destroy()
Digunakan untuk menginisialisai Applet. Metode ini hanya dipanggil sekali
3.      pubic void start()
Dipanggil setelah metode init () atau browser dimaksimalkan. Metode ini digunkan untuk memulai Applet
4.      public void stop()
Digunakan untuk menghentikan Applet. Metode ini dipanggil ketika Applet akan digunakan untuk menghancukan Applet dan hanya dipanggil sekali.

Demikian materi yang telah saya peroleh selama menjalani kurus java for intermedate. Sumber materi yang diperoleh berasal dari modul yang diberikan saat mengikuti kursus tersebut.

Selasa, 01 November 2016

Sistem Cerdas dalam Kehidupan Sehari-hari


Commuter Line Vending Machine

Sistem cerdas atau yang dapat dikenal dengan kecerdasan bauatan (artificial intelligence) adalah sistem yang dapat mengadopsi sebagaian kecil dari tingkat kecerdasan manusia untuk berinteraksi dengan keadaan eksternal suatu sistem. Sistem seperti ini umumnya dianggap komputer. Sistem cerdas sudah digunakan diberbagai bidang kehidupan mulai dari pendidikan, hingga perbankan. Seperti robotik, google assistant, atau yang kerap kita temukan dalam kehidupan sehari-hari yakni atm. Hal itu pula pada bidang transportasi kereta api communter line yang saat ini mulai menerapkan sistem cerdas yaitu C-VIM atau communter line vending machine. Banyak penumpang commuter line yang tidak mengerti cara penggunaan mesin tersebut, namun hal tersebut bukan menjadi masalah karena terdapat petunjuk cara menggunakan mesin tersebut. Selain itu terdapat petugas yang siap untuk membantu apabila mengalami kesulitan. vending machine tersebut dapat melakukan transaksi untuk tiket harian berjamin (THB) dan kartu multi trip (KMT). Commuter line vending machine tersebut bertujuan untuk mengurangi antrian saat pembelian tiket.
Berikut langkah-langkah untuk pembelian KMT menggunakan C-VIM:
1.      Pilih menu bahasa
2.      Letakan KMT pada tempat yg sudah disediakan
3.      Masukan uang sesuai jumlah yang akan dibayarkan. (Karena tidak ada pengembalian uang)
4.      Tekan 'YA' untuk melanjutkan dan 'TIDAK' untuk membatalkan
5.      Jika selesai ambil kembali kartu anda dan jika berhasil akan keluar tanda bukti transaski


Dengan flowchart seperti :



Berikut langkah-langkah membeli tiket THB menggunakan C-VIM:
1.      Tap tulisan sales pada layar sentuh
2.      Pilih dan tap menu tujuan
3.      Pilih pembelian baru (sales) atau isi ulang (resales) atau refund
4.      Kalau hendak membeli THB, pilih pembelian baru (sales)
5.      Setelah itu pilih tujuan
6.      Masukkan uang tergantung tujuan. Mesin dapat menerima dan mengeluarkan uang kertas maksimal Rp20 ribu dan minimal Rp500.
7.      Setelah itu tiket keluar di kotak tiket dan seandainya ada kembalian mulai keluar di kotak uang kembalian.


Flowchart Pembelian tiket THB sebagai berikut :

 


Untuk jenis uang yang bisa masuk dalam transaksi THB adalah uang koin dengan pecahan Rp 500 dan Rp 100, sedangkan untuk uang kertas Rp 2 ribu, Rp 5 ribu, Rp 10ribu, Rp 20 ribu. Jika untuk transaksi KMT penumpang harus menyiapkan uang kertas Rp 5 ribu Rp 10 ribu, Rp. 20 ribu Rp 50 ribu, dan Rp 100 ribu.
Referensi :

My Role Model

A person can be said to be a role model, if the person’s actions, behaviors, characters are capable of inspiring someone. Everyone has ...